Senin, 20 Februari 2012

Preambule

Pertama, sebelum saya memulai untuk belajar menuliskan semuanya, mungkin teman-teman akan bertanya-tanya mengapa saya lebih suka dipanggil dengan gajah??
ini bermula dari masa kecil saya yang memang memiliki kecenderungan untuk menjadi anak yang gendut dibandingkan dengan kedua saudara saya yang lain, sehingga pada saat itu saya sering mendapatkan julukan gajahmaya dari kakak saya yang selalu menjadi penyemangat dan inspirasi saya dalam hidup. Seiring dengan berjalannya waktu yang membawa saya sampai dengan saat ini, saya menjadi lebih mencintai penggunaan nama gajahmaya sebagai nama saya, mungkin untuk orang-orang yang sudah mengenal saya lama, dia akan lebih paham dari mana saya memperoleh julukan ini.

Oke.... sekarang saya akan memulai untuk bercerita tentang kehidupan sang gajahmaya... dalam kisah-kisah selanjutnya, saya tidak akan menuliskan semua hal dimasa lalu, tetapi berusaha menuliskan apa yang saya alami saat ini (present) yang pasti akan menjadi masa lalu (past) ketika saya membaca tulisan ini pada saat yang akan datang (future). Karena pada dasarnya past adalah menggambarkan terhadap apa yang saya alami pada saat present dan saat ini akan memberika arahan dan gambaran untuk masa depan (future) diri saya.

Untuk itu, saya akan berusaha lebih rajin untuk menulis tentang diri saya sendiri. Hal ini berawal dariinspirasi yang saya dapatkan dari film The Vow, yang semalam saya tonton bersama dengan sahabat saya yang bernama Andrika Imanuela Tarigan, tapi saya sering memanggilnya dengan nama imut nan menggemaskan yaitu gagan atau ndut...
Alur kisah dalam film The Vow, membuat saya untuk berpikir mengenai pentingnya journal tentang diri sendiri, atau setidak-tidaknya pembiasaan diri untuk menulis buku harian pada dasarnya adalah kebiasaan yang baik, karena kita tidak akan pernah tau apa yang akan kita alami nantinya di kemudian hari.
Selain itu, saya terdorong untuk membuat blog ini setelah saya membaca blog empunya kake guru yang bernama Calvinus Wijaksono Nababan, hasil tulisannya dalam blog miliknya adalah perwujudan dari pemikiran2 sederhana yang ia tuliskan serta menambahkan analogi serta daya khayal yang luar biasa yang jujur membuat orang untuk berpikir dan berpikir serta bertindak, seperti salah satu contohnya adalah yang saya lakukan saat ini, saya mulai untuk menulis apa yang saya pikirkan.